Berita terbaru dari dunia kripto menunjukkan bahwa harga Bitcoin (BTC) telah melonjak di atas $77.000 setelah Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah dibuka untuk lalu lintas kapal komersial selama sisa waktu gencatan senjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pengumuman ini telah memicu reaksi pasar yang cepat dan signifikan.
Menurut data dari CoinMarketCap dan TradingView, harga Bitcoin telah meningkat sekitar 3,7% dalam 24 jam terakhir dan mencapai pemulihan mingguan sekitar 5%. Sementara itu, harga minyak mentah Brent telah jatuh sekitar 10% menjadi sekitar $85 per barel, menurut data dari Tradingeconomics.
Pengumuman pembukaan Selat Hormuz oleh Menteri Luar Negeri Iran ini telah menurunkan ketegangan geopolitik dan memicu kenaikan risk appetite di antara investor kripto. Namun, gencatan senjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berlangsung selama dua minggu ini akan berakhir pada 22 April, sehingga ancaman eskalasi kembali masih menghantui sentimen pasar.
Menurut The Kobeissi Letter, investor yang menjual aset mereka pada Maret sekarang "berbondong-bondong kembali ke pasar" karena risk appetite kembali meningkat dengan tanda-tanda deeskalasi geopolitik. S&P 500 index telah menambahkan $7 triliun selama tiga minggu terakhir.
Berita lain yang positif datang dari Axios, yang melaporkan bahwa pejabat Amerika Serikat sedang membahas proposal untuk melepas dana sekitar $20 miliar yang dibekukan dari Iran sebagai imbalan atas Iran yang menyerahkan stok uranium yang diperkaya. Proposal ini merupakan bagian dari kerangka tiga halaman yang dibahas sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri perang.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengkonfirmasi pembukaan Selat Hormuz dalam posnya di Truth Social pada Jumat, menambahkan bahwa blokade laut Amerika Serikat akan tetap "berlaku penuh" sampai transaksi dengan Iran "100% selesai".
Menurut Tom Lee, "musim dingin kripto mini" telah berakhir, dan dia memprediksi bahwa harga Ether (ETH) akan melampaui $60.000. Sementara itu, co-penulis BIP-360, memperkirakan bahwa Bitcoin mungkin membutuhkan waktu 7 tahun untuk meningkatkan ke post-kuantum.
Dengan demikian, pasar kripto terus menunjukkan volatilitas yang tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor geopolitik dan ekonomi. Investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan terbaru untuk membuat keputusan yang tepat.
Sumber: Klik Disini