Harga Bitcoin (BTC) tampaknya siap untuk melompat ke $90.000 dalam beberapa minggu mendatang, karena para whales (pemain besar) telah mengumpulkan sekitar 20 kali suplai baru cryptocurrency dalam beberapa minggu terakhir. Menurut data onchain dari CryptoQuant, whales telah membeli sekitar 270.000 BTC dalam 30 hari terakhir, menandai aksi beli terbesar mereka sejak 2013.
Para whales, yang didefinisikan sebagai entitas yang memegang lebih dari 1.000 BTC, telah menambah sekitar 270.000 koin ke dompet mereka dalam 30 hari terakhir. Bagian dari akumulasi ini mungkin berasal dari Strategy, karena laporan terbaru perusahaan menunjukkan bahwa mereka telah membeli sekitar 42.166 BTC antara Maret dan April, yang merupakan sekitar 16% dari 270.000 BTC yang ditambahkan oleh dompet whales dalam periode yang sama.
ETF (Exchange-Traded Fund) Bitcoin spot AS juga mencatat lebih dari $200 juta dalam arus masuk netto selama periode tersebut, namun arus masuk ini masih relatif kecil dibandingkan dengan fase-fase sebelumnya dari siklus, menunjukkan keterlibatan kembali yang hati-hati dari pedagang Wall Street. Akumulasi ini terjadi bahkan ketika Bitcoin mengalami fluktuasi tajam dalam beberapa minggu terakhir, termasuk penurunan sekitar 15% sebelum sepenuhnya pulih, dengan perbaikan ketegangan AS-Iran membantu memicu rebound dalam nafsu risiko.
Dari perspektif teknis, Bitcoin telah memasuki tahap pecah dari pola segitiga simetris yang dominan. Pola segitiga dapat pecah ke arah mana pun, terlepas dari tren yang berlaku, dengan gerakan hasilnya sering kali sesuai dengan ketinggian maksimum formasi. Dalam kasus Bitcoin, harga telah pecah ke atas setelah bergerak di atas garis tren atas segitiga, membuka pintu untuk potensi rally menuju target terukur di sekitar $92.220 pada April atau Mei.
Harga Bitcoin harus pecah secara meyakinkan di atas rata-rata pergerakan eksponensial 200 hari (200-day EMA) sekitar $83.000 untuk mencapai target segitiga. EMA ini sangat penting dalam membatasi upaya pecah ke atas BTC pada Januari. Sebelumnya, Nic Puckrin, analis crypto dan pendiri Coin Bureau, mengatakan bahwa Bitcoin bisa mendorong menuju $90.000 jika gencatan senjata AS-Iran saat ini bertahan, harga minyak turun menuju $80, dan data ekonomi yang lebih lembut membantu meredakan kekhawatiran stagflasi.
Analisis ini menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk melompat ke level yang lebih tinggi, terutama jika kondisi pasar dan ekonomi global terus mendukung. Namun, penting untuk diingat bahwa semua investasi dan perdagangan memiliki risiko, dan pembaca harus melakukan penelitian independen sebelum membuat keputusan apa pun. Artikel ini diproduksi sesuai dengan Kebijakan Editorial Cointelegraph dan dimaksudkan untuk tujuan informasi saja, tidak merupakan saran investasi atau rekomendasi.
Sumber: Klik Disini